Kamis, 13 Januari 2011

Berlomba2 mencari kedamaian

Materi P U Blok Bulan Juli 2011
Tema : Hidup Dalam Roh Kudus
Sub Tema : Berlomba – lomba mencari kedamaian didalam Tuhan.
Matius 13 : 44-46

Tujuan :
1. Mengajak Jemaat jemaat untuk mengetahui arti damai dalam Tuhan
2. Mengajak jemaat mengetahui bahwa damai sesungguhnya ada dalam Tuhan Yesus sendiri

Pendahuluan
Kedamaian bagaikan harta karun yang sulit didapat pada saat ini. Semua orang pasti butuh mendapatkan kedamaian. Kedamaian menjadi barang langkah yang susah dicari sehingga banyak orang yang mulai putus asa karena sulitnya mereka mendapatkannya. Banyak pandangan orang bahwa kedamaian itu adalah hanya sebuah kebahagian duniawi saja. Dengan demikian banyak orang yang merasa tidak damai dan bahagia jika tidak memiliki kebahagian duniawi, misalnya uang atau harta benda. Banyak orang tidak memiliki harta, mereka merasa tidak damai dan yang lebih runyam lagi mereka merasa putus asa. Banyak kasus yang sudah dapat kita lihat di televisi, orang bunuh diri akibat tidak cukup ekonomi, tidak punya pekerjaan dan atau ketika di PH. Banyak orang merasa hidup ini kiamat kalau mereka tidak memiliki harta dan kedamaian dan kebahagian jauh dari mereka Kedamaian yang sesungguhnya ada di dalam Tuhan Yesus sendiri dan hal ini kurang didasari oleh mereka. Kedamaian dalam Tuhan bagaikan harta karun yang mahal harganya sehingga untuk mendapatkan itu memerlukan pengorbanan yang luar biasa, yaitu mereka harus mau meninggalkan kehidupan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan dan berjalan selalu dalam jalan Tuhan.

Intisari Alkitab
Injil Matius merupakan salah satu dari tiga injil yang termasuk Injil Sinoptik. Injil Sinoptik adalah injil yang menceritakan tentang perjalanan Tuhan Yesus, mulai dari kelahiran hingga kematian Nya. Injil Matius adalah injil sinoptik yang ditemukan paling akhir setelah Markus dan Lukas. Namun dalam perikop yang kita bahas saat ini terambil dalam Matius 13 dimana diceritakan bahwa Tuhan Yesus mengajarkan berbagai perumpaan kepada banyak orang. Pada zaman itu masyarakatnya lebih mudah memahami Firman Tuhan dengan menggunakan metode perumpamaan yang ada disekitar yang berupa contoh – contoh sederhana. Dalam ayat 44 – 46 , Tuhan Yesus mengumpamakan Kerajaan Surga seperti harta yang terpendam dan seseorang mengetahuinya dan untuk mendapatkan semuanya itu orang tersebut bersemangat penuh sukacita untuk melakukan sesuatu demi mendapakan harta tersebut.

Ilustrasi dan Aplikasi
Mungkin kita pernah mendengar lagu dari Alm. Chrisye dan sekarang dinyanyikan kembali oleh Sheila Marcia yang demikian liriknya.

Aku Termenung Di Bawah Mentari
Di Antara Megahnya Alam Ini
Menikmati Indahnya Kasih-Mu
Kurasakan Damainya Hatiku

Sabda-Mu Bagai Air Yang Mengalir
Basahi Panas Terik Di Hatiku
Menerangi Semua Jalanku
Kurasakan Tenteramnya Hatiku

Reff;
Jangan Biarkan Damai Ini Pergi
Jangan Biarkan Semuanya Berlalu
Hanya Pada-Mu Tuhan
Tempatku Berteduh
Dari Semua Kepalsuan Dunia

Bila Ku Jauh Dari Diri-Mu
Akan Kutempuh Semua Perjalanan
Agar Selalu Ada Dekat-Mu
Biar Kurasakan Lembutnya Kasih-Mu

http://musiklib.org/Chrisye-Damai_Bersamamu-Lirik_Lagu.htm

Lagu tersebut menggugah hati saya, lagu tersebut berjudul Damai bersamaMu. Liriknya indah dan sangat menyentuh. Kalau bapak, Ibu dan saudara mau mendengarkan dengan cermat Lagu ini , maka lagu tersebut menceritakan ada seseorang sedang merindukan sebuah kedamaian hati. Saya yakin kedamaian tersebut amat sangat dirindukan oleh semua orang dimuka bumi ini. Namun masalahnya bagaimana cara mencari kedamaian tersebut. Terkadang manusia dalam mencari kedamaian kadang melalui jalan yang salah, bukan jalan yang Tuhan mau. Mereka mengidentikan kedamaian dengan kebahagiaan duniawi, sehingga mereka menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Contohnya : melakukan tindakan korupsi, penipuan. Akhirnya mereka hanya mendapatkan rasa gelisah dan sakit hati.
Bagaimana arti kedamaian berdasarkan firman Tuhan? Dalam perikop Alkitab yang kita baca dan kita gumuli sekarang tertulis bahwa kalau ingin hidup damai bersama Tuhan, kita harus mau meninggalkan kehidupan kita atau perilaku kita yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Kalau kita sudah memutuskan untuk mencari kedamaian dalam Tuhan kita harus mau hidup sesuai dengan apa yang Tuhan mau dalam diri kita. Dalam perikop tersebut dibahas bahwa dalam mencari harta karun (kedamaian) orang tersebut harus menjual segala miliknya, sama hal dengan kita dalam mencari kedamaian kita harus mau menanggalkan kehidupan kita yang lama, yaitu harus mau hidup seperti yang Tuhan kehendaki,
Hari ini saatnya kita semua yang memutuskan untuk mencari kedamaian dalam Tuhan. Marilah kita berlomba-lomba untuk mencari kedamaian dalam Tuhan, artinya kita berlomba – lomba untuk melakukan perbuatan baik dan meninggalkan hidup yang jahat yang bukan menjadi kehendak Tuhan. Sudah saatnya kita meninggalkan semua kehidupan lama kita dan memulai hidup baru demi mendapatkan harta karun yang berupa sebuah kedamaian dalam Kristus. Memang untuk hal tersebut tidak mudah dan butuh perjuangan, namun jika tidak kita mulai dari saat ini kapan lagi kita akan memulainya.
Semoga renungan ini mampu membawa kita untuk menuju ke sebuah kedamaian dalam Kristus dan damai tersebut dapat dirasakan oleh banyak orang di sekitar kita. Sehingga diantara kita jika mengalami sesuatu yang buruk terjadi bukan putus asa melainkan semakin dekat kepada Tuhan, karena kebahagiaan sesungguhnya ada dalam Kristus Tuhan kita. Selamat memulai hidup baru dan selamat hidup dalam damai bersama Kristus.